Loading...
Language: Indonesian
اَللَّهُمَّ غْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَسْرَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي أَنْتَ الْمُقَدِّمُ، وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Allahum-maghfir lee maa qaddamtu, wa maa 'akhkhartu, wa maa 'asrartu, wa maa 'a'lantu, wa maa 'asraftu, wa maa 'Anta 'a'lamu bihi minnee. 'Antal-Muqaddimu, wa 'Antal-Mu'akhkhiru laa 'ilaaha 'illaa 'Anta
Ya Allah, ampunilah aku atas apa yang telah aku lakukan dan apa yang aku tinggalkan, apa yang aku lakukan secara diam-diam dan apa yang aku lakukan secara terang-terangan, apa yang aku lakukan secara berlebihan, dan dosa-dosa yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Mendahulukan dan Engkaulah Yang Mengakhirkan. Tidak ada yang berhak disembah selain Engkau. Rasulullah (ﷺ) setelah tasyahud tetapi sebelum salam [1] dan dalam riwayat lain, dikatakan beliau biasa mengucapkan doa ini setelah menyelesaikan sholat [2]. Kedua riwayat tersebut shahih. Mungkin beliau (ﷺ) terkadang mengucapkan doa ini sebelum salam dan terkadang setelah salam.
Reference: [1] Muslim: 771 [2] Shahih (Al-Albani). Abu Dawud: 1509