Loading...
Language: Indonesian
Rasulullah (ﷺ) biasa mengucapkan ini menjelang akhir sholat Witir:
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُــوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Allaahumma 'innee 'a'oodhu biridhaaka min sakhatik, wa bimu'aafaatika min 'uqoobatik wa 'a'oodhu bika minka, laa 'uhsee thanaa'an 'alayka 'Anta kamaa 'athnayta 'alaa nafsik
Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu. Aku berlindung dengan ampunan-Mu dari hukuman-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari-Mu. Aku tidak dapat menghitung pujian kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana Engkau memuji Diri-Mu sendiri. Ali (RA) berkata, Rasulullah (ﷺ) biasa mengucapkan kata-kata tersebut di akhir sholat Witir. Akhir sholat Witir di sini tidak disebutkan secara jelas sebelum salam atau setelah salam. Oleh karena itu, seorang mukmin dapat membaca doa ini di akhir sholat Witir sebelum Salam atau setelah Salam.
Reference: Sahih. Abu Dawud: 1427