Loading...
Language: Malay
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِيْنَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ
Astawdi'ullaaha deenaka, wa 'amaanataka, wa khawaateema 'amalika
Aku menitipkan agamamu kepada penjagaan Allah, serta keselamatanmu, dan amalan terakhirmu. Abdullah bin Umar (RA) berkata: Rasulullah (ﷺ) apabila mengucapkan selamat tinggal, baginda mengambil tangannya dan berjabat tangan serta mengucapkan doa yang disebutkan di atas. Dalam riwayat lain, Abdullah bin Yazid Al-Khatmi (RA) berkata: Rasulullah (ﷺ) mengucapkan selamat tinggal dengan kata-kata ini. Namun dalam kes ini, baginda menggunakan jamak (kum) sebagai ganti tunggal (ka): 'Astad'iullaha diinaakum wa amaanatakum wa khawatima a'maalikum' - Aku menitipkan agama kamu kepada penjagaan Allah, serta keselamatan kamu, dan amalan-amalan terakhir kamu.
Reference: Sahih (Albani). Tirmidhi: 3443