Loading...
Language: Indonesian
Nabi (ﷺ) menambahkan: Orang yang mengucapkan:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِيْ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirulla-hal adhemal-ladhee laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyoomu wa atoobu ilayhi
Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya. Allah akan mengampuninya meskipun dia adalah orang yang melarikan diri saat pasukan maju." [1] Beliau (ﷺ) bersabda: "Tuhan paling dekat dengan hamba-Nya adalah di tengah malam, jadi jika kamu mampu menjadi orang-orang yang mengingat Allah pada waktu itu, maka jadilah demikian." [2] Beliau (ﷺ) juga bersabda: "Hamba paling dekat dengan Tuhannya adalah ketika dia sujud, maka perbanyaklah doa di dalamnya." [3] Beliau (ﷺ) juga bersabda: "Sesungguhnya hatiku menjadi sibuk, dan sesungguhnya aku memohon ampunan Allah seratus kali sehari." [4]
Reference: [1] Shahih (Al-Albani). Abu Dawud: 1517 [2] Shahih (Al-Albani). Tirmidzi: 3579 [3] Muslim: 482 [4] Muslim: 2702