Loading...
Language: Indonesian
فَلَمَّا أَلْقَوْا قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئْتُم بِهِ السِّحْرُ ۖ إِنَّ اللَّـهَ سَيُبْطِلُهُ ۖ إِنَّ اللَّـهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِينَ ﴿٨١﴾ وَيُحِقُّ اللَّـهُ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُجْرِمُونَ ﴿٨٢﴾
Falammaaa alqaw qaala Moosaa maa ji'tum bihis-sihr; innallaaha sayubtiluh; innallaaha laa yuslihu 'amalal-mufsideen. Wa yuhiqqullaahul-haqqa bikalimaatihee wa law karihal-mujrimoon.
(81) Maka ketika mereka melemparkan, Musa berkata, "Apa yang kamu bawa itu adalah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkannya (kepalsuan sihir itu). Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang yang berbuat kerusakan. (82) Dan Allah akan mengukuhkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa itu tidak menyukainya."
Reference: Surah Yunus 10: 81-82